1. HOME
  2. PARIWISATA

Menikmati Soto Kudus cita rasa Suroboyoan

Menariknya, soto kudus ini selalu dihidangkan dengan lauk pendamping. Diantaranya tempe dan tahu bacem, sate telur puyuh dan sate paru.

Soto Kudus cita rasa Suroboyoan. ©2017 Merdeka.com Editor : Mohammad Taufik | Kamis, 06 April 2017 10:25

Merdeka.com, Jatim - Buat Kamu penggemar soto. Bila jalan-jalan ke Kota Surabaya, jangan lupa mampir ke Soto Kudus Kedai Taman ini. Lokasi persisnya di Jalan Taman Gayungsari Timur Nomor 7. Kedai ini punya menu khas Soto Kudus namun dengan cita rasa unik, khas Suroboyoan. Harga seporsinya tak mahal pula, cukup Rp 9.500 Kamu sudah bisa melahap seporsi soto ini.

Pemilik kedai bernama Ariadi Sudono. Menurut dia Soto Kudus usahanya ini memiliki beberapa keunikan dibanding soto lainnya. Misalnya bahan rempah-rempahnya. "Istilahnya kalau orang Jawa menyebutnya jangkep atau lengkap," kata Ariadi.

Lalu penyajian, Soto Kudus seringkali disajikan dengan mangkok kecil disertai sendok bebek. "Soto Kudus memang khasnya dengan porsi kecil ditempatkan di dalam mangkok kecil dan sendoknya dengan sendok bebek," ujar pria 37 tahun ini.

Menariknya, Soto Kudus ini selalu dihidangkan dengan lauk pendamping. Diantaranya tempe dan tahu bacem, sate telur puyuh dan sate paru. Jadi sembari makan soto, Anda bisa memilih menu pendamping apa saja sesuai selera.

Karena buka warung di Surabaya, maka Sudono harus beradaptasi dengan kebiasaan warganya. Misalnya cara pemberian kecap. Menurut dia, kecap merupakan komponen penting di dalam Soto Kudus. Makanya kecap didatangkan langsung dari Kudus. Rasa kecap Kudus lebih manis ketimbang kecap lain.

Ariadi menerangkan, di Kudus biasanya kecap langsung digabung dengan soto saat disajikan. Namun di warung kedai taman ini, soto tidak langsung dicampur dengan kecap, melainkan disediakan dalam sewadah kecap di meja, sebab kebiasaan orang Surabaya mencampur kecap sendiri.

"Kita berusaha menyesuaikan dengan lidah orang Surabaya. Orang Surabaya lebih senang dengan rasa asin, ketimbang rasa manis. Jadi, kami menghidangkan kecapnya terpisah, agar mereka yang menuangnya sendiri," terang Ariadi.

Adapun dari segi aromanya, lulusan Engineering STT Telkom ini mengatakan Soto Kudus miliknya memiliki rasa seperti gulai. Hanya saja bahan-bahannya banyak berasal dari rempah-rempah. Selain Soto Kudus, di kedai ini juga memiliki menu lainnya. Seperti Tahu Gimbal, Lentog Kudus, Lontong Pecel, Ayam Goreng Kremes, Mie Goreng dan Godhog Jogja.

Ardi memulai bisnis kuliner Soto Kudus ini karena sejak kecil memang suka sama Soto Kudus. Hanya saja, pria kelahiran Surabaya 37 tahun silam ini mengatakan untuk mendapatkan Soto Kudus di Surabaya sangatlah sulit. Tanpa diduga, Ardi mendapatkan istri dari Kudus.

"Barulah saya tertarik di dunia kuliner, dan mencoba keberuntungan saya dengan Soto Kudus ini," ujarnya di akhir perbincangan.

(MT) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Kuliner
KOMENTAR ANDA