1. HOME
  2. PARIWISATA

Saat Gus Ipul dan musisi jazz tanah air 'jualan' Benteng Pendem Ngawi

Gus Ipul berharap Benteng ini bisa dijadikan destinasi wisata baru. Karena banyak wisatawan yang ingin menyaksikan tempat bersejarah ini.

Gus Ipul bersama musisi tanah air. ©2017 Merdeka.com Editor : Mohammad Taufik | Minggu, 09 April 2017 10:38

Merdeka.com, Jatim - Bagi sebagian orang, terutama yang menikmati arsitektur bersejarah di Indonesia, tentunya tak lagi asing dengan 'Benteng Pendem'. Tidak hanya di Cilacap, Ambarawa dan Semarang, ternyata Kabupaten Ngawi juga memiliki salah satunya. Sayangnya, tak banyak orang mengetahuinya. Inilah yang tengah diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Di antaranya dengan menggelar 'Purba Night Festival', di Benteng Pendem Kabupaten Ngawi, Sabtu (8/4) malam. Benteng yang juga dikenal sebagai Benteng Van den Bosch ini, berlokasi di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Menurut sejarah, memang dahulu Pemerintah Hindia Belanda yang membangun benteng yang dibuat lebih rendah dari ketinggian tanah di sekitarnya. Kemudian benteng ini ditempati oleh tentara Belanda yang dipimpin oleh Johannes van den Bosch.

Turut hadir dalam peringatan ini Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Dalam sambutannya ia menyampaikan, Benteng Pendem merupakan warisan yang punya nilai sejarah dan penuh kenangan. Juga merupakan warisan leluhur bangsa Indonesia. Ini awalnya sebagai tempat Belanda berlindung, yang akhirnya para pejuang bisa merebut dan menguasainya dan akhirnya merdeka.

Ia berharap nantinya tempat ini bisa dijadikan destinasi wisata baru. Karena banyak wisatawan yang ingin menyaksikan tempat bersejarah ini. "Saya ingin tempat ini sering digelar acara-acara seperti ini sehingga lambat laun akan berkembang menjadi destinasi atau tujuan wisata baru bagi wisatawan, tidak hanya domestik tapi juga mancanegara, jika dikelola dengan baik tentunya hal ini akan mendatangkan devisa," ujarnya.

Gus Ipul memberikan apresiasi kepada Bupati Ngawi yang sudah berbuat banyak untuk mengembangkan dan mengenalkan Benteng Pendem ke masyarakat luas. Ini salah satu pertanda bahwa Kabupaten Ngawi kedepan akan semakin maju dan makin dikenal.

Dia juga mengutip pepatah terkenal 'Dengan agama hidup kita jadi terarah, dengan ilmu dan teknologi hidup akan lebih lebih mudah, dan dengan seni musik hidup kita tambah indah'. "Semoga malam ini dengan menikmati musik jazz dari band Krakatau dan tari-tarian klasik, malam ini terasa tambah indah dan bahagia sehingga rejeki mudah datang," ujarnya.

Sementara Bupati Ngawi Budi Sulistiyo mengatakan, Purba Night Festival digelar setiap tahun dan tahun ini merupakan tahun ketiga. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menghibur masyarakat dan mengenalkan warisan tempat ditemukannya manusia purba pertama kali, yang tidak dimiliki daerah lain.

(MT) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Gus Ipul
  2. Info Wisata
KOMENTAR ANDA