1. HOME
  2. PARIWISATA

Pembangunan infrastruktur diperlukan untuk menunjang wisata di Jatim

Kualitas wisata di Jatim juga akan ditingkatkan agar semakin banyak wisatawan datang.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Rabu, 15 November 2017 13:55

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menilai pembangunan infrastruktur untuk mendukung penguatan sektor pariwisata Jawa Timur sangat diperlukan. Banyak destinasi wisata Jawa Timur yang memiliki daya tarik tinggi, namun infrastruktrunya tak memadai.

"Infrastruktur yang memadai memang menjadi pendukung utama pariwisata. Selain itu, juga akan membantu pemerintah dan masyarakat untuk menggali potensi wisata secara maksimal," kata Gus Ipul saat acara Forum Pariwisata ‘Investasi Bisnis Pariwisata’ di Hotel Santika, Pandegiling, Surabaya, Rabu (15/11).

Gus Ipul menjelaskan, jika Jalur Lintas Selatan (JLS) sudah selesai dirinya optimis jumlah kunjungan wisatawan ke Jatim akan bertambah khususnya di kawasan selatan. Di samping itu, pembangunan beberapa bandara di Jatim salah satunya di Kota Kediri juga merupakan faktor untuk peningkatan pariwisata.

"Dengan majunya infrastruktur nantinya Jatim diharapkan tidak lagi hanya menjadi tempat transit tapi juga merupakan destinasi tujuan wisata utama," katanya.

Selain menggenjot pembangunan infrastruktur, penguatan pada destinasi wisata yang sudah ada juga terus dilakukan. Ia mencontohkan, Pantai Prigi di Kabupaten Trenggalek. Pantai itu sangat bagus pemandangannya, namun penataan ulang dan publikasi perlu terus diupayakan.

Pelaku-pelaku usaha wisata juga nantinya diharapkan bisa bersertifikat, sehingga bisa bersaing dalam era MEA sekarang ini. "Pada intinya tempat wisatanya harus ditata dengan baik, SDM wisatanya juga mesti ditingkatkan kualitasnya, serta pemahaman masyarakat untuk sadar wisata," katanya.

Berdasarkan data yang ada jumlah daya tarik wisata tahun 2016 sebanyak 784, terdiri dari 265 wisata alam, 320 wisata budaya, dan 199 wisata buatan. Sedangkan jumlah wisatawan nusantara atau wisnus pada 2016 mencapai sekitar 58 juta, dan sampai dengan Agustus 2017 jumlah kunjungan wisnus telah sebanyak 24,85 juta. Khusus untuk kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman pada 2016 telah mencapai 600 ribu lebih.

"Harapannya kunjungan wisman tahun depan bisa meningkat hingga 700 ribu lebih, sehingga target 1 juta wisman seperti yang telah ditargetkan presiden bisa tercapai," katanya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Infrastruktur
KOMENTAR ANDA