1. HOME
  2. PARIWISATA

Nasi Goreng Mafia yang kaya rempah-rempah

Salah satu menu andalannya adalah menu gangster.

Nasi Goreng Mafia. ©2017 Merdeka.com Editor : Mohammad Taufik | Minggu, 16 April 2017 08:46

Merdeka.com, Jatim - Ada restoran baru berdiri di Surabaya, tepatnya di Jalan Nginden-Semolo, Nomor 38 Ruko Mezzanine. Namanya Restoran Nasi Goreng Mafia. Itu cuma nama, tidak berarti pemiliknya anggota mafia. Nama Mafia cuma singkatan dari 'makanan favorit Indonesia'.

Sukses di Bandung, Nasi Goreng Mafia membuka cabang di Surabaya. Ini cabang ke-32. Di Jawa Timur hanya ada dua, di Madiun dan Surabaya. Grand Opening dibuka pada 28 Februari – 1 Maret 2015 yang membagikan 1000 porsi secara gratis. Acara Grand Opening dipadati oleh pengujung yang antusias dengan Nasi Goreng Mafia.

Pada umumnya, nasi goreng dimasak dengan bumbu yang relatif sama. Topingnya diantaranya kambing, ayam dan telur. Berbeda dengan Nasi Goreng Mafia, Kharisma Akbar sebagai Direktur Divisi Kemitraan menjelaskan, salah satu bahan utama Nasi Goreng Mafia adalah bumbu rempah–rempah sehingga nasi goreng terasa gurih dan enak.

Salah satu menu andalannya adalah menu gangster. Menu ini memiliki aroma rempah-rempah khas, jahe, kunyit, lengkuas. Disajikan di piring tipis, nasi goreng ini berwarna kecoklatan dibalut toping timun segar. Rasanya agak pedas karena campuran cabai dan merica.

Selain gangster, ada menu god father. Ini nasi goreng manis dari kecap kedelai berkualitas. Lalu nasi goreng bandit, nasi goreng dengan racikan kunyit dan rempah. Preman, Nasi goreng dengan racikan rempah kencur dan kangkung. Triad, nasi goreng dengan campuran ebi dan cabai merah.

Selain itu, ada brandal, nasi goreng dengan campuran kemangi dan rempah tauco. Badboyz, nasi goreng dengan campuran rempah cengkeh dan kapulaga. Yakuza, nasi goreng dengan campuran kikil dan cabai hijau.

Dibandrol dengan Rp 12-20 ribu, harga yang relatif murah di kantong mahasiswa. Sebab tempatnya berada di kawasan dekat kampus. Adapun pedasnya Nasi Goreng Mafia dapat ditentukan tingkat kepedasannya. Ada beberapa level yang siap memanjakan linda saat makan. Dari level paling rendah sampai paling pedas

Restoran ini buka setiap hari dari pukul 09.00 – 22.00 WIB. Dira, mahasiswi semester dua Unair, salah satu pelanggannya. Mahasiswi lebih suka menu Bandit. "Seneng banget ada Nasi Goreng Mafia di Surabaya jadi gak perlu repot–repot pulang ke Bandung untuk nikmati Nasi Goreng Mafia," ujarnya.

(MT) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Kuliner
KOMENTAR ANDA