1. HOME
  2. PARIWISATA

Kebut pembangunan infrastruktur, Jawa Timur targetkan sejuta Wisman

"Sempat kita terhambat, karena adanya musibah Gunung Agung. Namun saya masih optimis ini bakal terealisasi," kata Didien.

Gus Ipul menghadiri pelantikan pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia . ©2017 Merdeka.com Reporter : Nur Salam | Selasa, 05 Desember 2017 12:49

Merdeka.com, Jatim - Kepengurusan DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Provinsi Jawa Timur periode 2016-2022 resmi dilantik, Selasa (5/11). Selaku Ketua DPD terpilih ialah Gondo Hartono.

Pelantikan berlangsung di Hotel Bisanta Bhidakara Surabaya oleh Ketua DPP GIPI, Didien Junaedy yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

GIPI merupakan asosiasi yang diamanahkan Undang Undang Nomor 10/2009. Tepatnya tertuang pada Pasal 50.

"Adapun prosedurnya diberikan mandat dan wewenang itu kepada gubernur, lalu didelegasikan ke Kepala Dinas Pariwisata setempat," ujar Ketua Umum DPP GIPI Didien Junaedy di hadapan anggota dan pengurus baru GIPI.

Selanjutnya, dalam melakukan kerjanya GIPI akan bekerjasama dengan pemerintah pusat maupun daerah. Kalau ada usul disalurkan melalui GIPI kemudian disampaikan ke pemerintah daerah.

Didien juga mengatakan, sebenarnya pada tahun ini ditargetkan kunjungan wisatawan asing (Wisman) ke Indonesia mencapai 15 juta. Namun sampai oktober baru terealisasi 12 juta wisatawan.

"Sempat kita terhambat, karena adanya musibah Gunung Agung. Namun saya masih optimis ini bakal terealisasi," paparnya.

Bahkan, Presiden RI Joko Widodo menginginkan target wisatawan mancanegara mencapai 20 juta orang hingga akhir 2019. "Sehingga diharapkan, Jawa Timur bisa berpartisipasi demi tercapainya target ini," katanya.

Selain itu, Ketua DPD Gondo mengatakan GIPI ini sejatinya merupakan gabungan dari berbagai asosiasi kepariwisataan, yang memiliki sifat dan fungsi yang beragam.

"Kami optimis, dengan perbedaan ini mampu mengangkat kemajuan pariwisata Jawa Timur," ujar Gondo.

Menanggapi itu, Wakil Gubernur Gus Ipul mengatakan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur selalu positif. Tak tanggung-tanggung, Jawa Timur ditargetkan akan menarik Wisman hingga satu juta pada 2019 nanti.

"Sewaktu saya jadi wagub bersama Pakde Karwo pada 2008, kunjungan Wisman mencapai 226.000 turis. Pada 2016, kedatangan Wisman mencapai 618 ribu. Ini kenaikan yang luar biasa," ujar wagub yang juga cagub Pilgub 2018 ini.

Adapun destinasi wisata andalan Jawa Timur, Bromo-Tengger-Semeru (BTS) diharapkan bisa berkontribusi untuk merealisasikan target ini.

Dimulai dari penerbangan, ditargetkan Bandara Internasional Juanda akan menambah kapasitas. "Ditambah satu runaway. Karena kapasitas sebenarnya hanya 12 juta, sementara saat ini Juanda melayani lebih dari 17 juta," paparnya.

Selain itu, lanjut Gus Ipul, bandara di Kediri yang sebelumnya disetujui oleh Presiden Joko Widodo, sudah mulai dalam proses. Lalu, bandara di Sumenep, juga akan terus dikembangkan dan saat ini sudah mulai beroperasi. Sementara bandara di Banyuwangi juga akan ditambah rute penerbangan lainnya.

"Setiap harinya, sudah ada 3 penerbangan Banyuwangi-Surabaya, dan 3 penerbangan Banyuwangi-Jakarta," ujarnya.

Sehingga, dia melanjutkan, nantinya di wilayah Jawa Timur bagian selatan ada Bandara Abdurahman Saleh Malang, bagian barat di Kediri, bagian utara di Sumenep dan bagian timur ada di Banyuwangi.

Sementara untuk jalur darat, tol Surabaya - Mojokerto saat ini sudah menyambun sampai Jombang. "Kertosono - Surabaya cuman butuh 40 menit. Dari Ngawi ke Surabaya kemarin 2,5 jam, itu masih putus-putus," katanya.

(NS/NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Info Wisata
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata