1. HOME
  2. KABARE JATIM

Transaksi E-Toll di Tol Surabaya-Gempol baru 17,5 persen

Masyarakat diimbau agar segera beralih ke E-Toll sebab kecepatan transaksinya bisa lima kali lebih cepat dibanding cash.

Ilustrasi E-Toll. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Rabu, 06 September 2017 10:38

Merdeka.com, Jatim - Target pemerintah wajib transaski tol menggunakan e-toll card dimulai pada 31 Oktober mendatang. Meski begitu, tingkat pengguna transaski elektronik ini masih terbilang rendah.

Humas PT Jasa Marga Surabaya-Gempol Agus Tri Antio menyebutkan, hingga saat ini penggunaan e-toll di tol Surabaya-Gempol meliputi Dupak-Porong dan Japanan-Gempol masih 17,5 persen.

"Per Agustus 2017 masih 17,5 persen per harinya," katanya, saat dihubungi, Selasa (5/9).

Menurut dia, porsi ini jauh lebih rendah dibanding penerapan transaksi e-toll di Tol Semarang, Jawa Tengah dan tol-tol di Jakarta. Untuk di Semarang mencapai 25 persen. Sementara di tol-tol Jakarta, transaksi e-toll sudah mencapai 30 persen transaksi tiap harinya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat beralih dari transaksi cash ke transaksi elektronik E-Toll. Dilihat dari kecepatan transaksinya, lanjut Agus, E-Toll bisa lebih cepat lima kali dibanding pembayaran cash.

"Pembayaran cash rata-rata membutuhkan waktu hingga 8 detik tiap transaksinya. Kalau E-Toll, maksimal 1,5 detik," tuturnya.

Adapun ditanya kesiapan menghadapi penerapan total E-Toll pada 30 Oktober nantinya, Agus mengaku, pihaknya siap 100 persen. Ia menceritakan, di Tol Surabaya-Gempol, penggunaan E-Toll sudah dilaunching sekitar 2012. "Saat Dahlan Iskan menjabat sebagai Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara)," paparnya.

Selama ini, tidak ada kendala berarti dalam penerapan transaski elektronik ini. "Hingga reader di tiap gardunya bisa berfungsi dengan baik," paparnya.

Total gardu Tol Surabaya-Gempol sekitar 68 gardu. Terdiri dari 38 gardu reguler dan 30 gardu tol otomatis (GTO). "Baik di gardu reguler maupun GTO, bisa melakukan transaksi dengan e-toll," kata Agus.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Kabare Jatim
KOMENTAR ANDA