1. HOME
  2. KABARE JATIM

Santri diminta istiqomah teruskan perjuangan para kiai

Dengan cara istiqomah merupakan cara santri dalam menyambung ilmu.

©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Sabtu, 01 Juli 2017 15:51

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengajak kepada para santri untuk istiqomah dalam meneruskan perjuangan kiai, ulama dan guru dalam memperdalam ilmu agama. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan 1.000 hari Pendiri Majelis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah Al Magfurllah KH. Abdurrochim Syadzily di Pendem, Kota Batu, Jumat (30/6) malam.

Dia mengatakan, dengan istiqomah dan meneruskan perjuangan kiai dan ulama santri masih tetap tersambung dengan guru-guru meskipun telah wafat mendahului kita. Dengan cara istiqomah merupakan cara santri dalam menyambung ilmu.

Gus Ipul sapaan akrabnya mencontohkan, saat ini banyak santri yang tidak istiqomah dan tidak mau meneruskan perjuangan dari kiai dan ulama. Akibatnya, mereka mengajarkan ilmu tidak sesuai yang telah diajarkan sehingga terjadi kekacauan terhadap pemahaman ilmu agama. "Allhamdulillah jamaah Riyadul Jannah bisa meneruskan perjuangan guru-guru dan kiai kita, sehingga hati dan batin kita terus tersambung hingga Allah SWT," terangnya.

Menurutnya, melalui majelis mengingat jasa dan perjuangan dari guru-guru kita seperti ini, ummat diajak selalu untuk senantiasa menjaga kerukunan membangun ukhuwah islamiyah, saling peduli sesama dan gotong royong," imbuhnya.

Ia menambahkan, lewat majelis ini merupakan bagian dari dakwah. Guru-guru terus mengajarkan untuk terus berbuat baik, toleran, saling menghormati. Majelis inilah yang sesungguhnya menjaga Indonesia.

Dihadapan kiai dan ulama yang hadir, Gus Ipul menyampaikan terima kasihnya karena membantu pemerintah dalam menjaga Jatim terus kondusif suasananya. Pemprov Jatim memberi bantuan dan beasiswa untuk memperkuat madrasah-madrasah. Dengan memperkuat madrasah, ilmu pendidikan agama dapat menghasilkan pembangunan yang positif. Selain itu, Pemprov Jatim juga terus menutup tempat lokalisasi di Jatim agar tercipta masyarakat yang berakhlak dan berkarakter.

"Terima kasih kepada ulama dan kiai yang mengajak pemerintah untuk menghadiri majelis seperti ini. Majelis seperti ini, akan selalu mengingat Allah SWT dalam setiap pembangunannya.  Pembangunan dengan mengingat dan melibatkan Allah seperti ini dapat menjadi penolong kita untuk istiqomah memberikan yang terbaik bagi masyarakat," imbuhnya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Ngopi Bareng Gus Ipul
  2. Lebaran 2017
KOMENTAR ANDA