1. HOME
  2. KABARE JATIM

Robot Indonesia menang lomba di AS, kalahkan China dan Israel

Tim sempat kesulitan karena ada persoalan kerusakan namun bisa diatasi dengan baik.

©2017 Merdeka.com Reporter : Muhammad Hasits | Selasa, 04 April 2017 12:17

Merdeka.com, Jatim - Dua dari tiga Tim Robotika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dikirim mewakili Indonesia pada ajang kontes robot Trinity College Fire Fighting di Amerika Serikat (AS), meraih gelar juara I dan II. Pada kompetisi yang digelar pada 1-3 April 2017 itu, Tim Robotika UMM bersaing dengan finalis perwakilan dari beberapa negara, yakni Kanada, China, Israel, Portugal, Uni Emirat Arab (UAE), AS dan Indonesia.

"Masing-masing peserta diberi kesempatan menjalani 5 kali 'trial'. Trial pertama dihitung saat mematikan api, kemudian trial kedua dihitung saat menyelamatkan boneka bayi, kemudian nilainya dirata-rata," kata dosen pembimbing Tim Robotika UMM, Alik Ansyori Alamsyah sepeprti dilansir dari Antara di Malang, Jawa Timur, Selasa (4/4).

Dari hasil trial yang dilakukan itu, lanjutnya, Tim Robotika UMM sudah bisa memperkirakan bakal mengantongi nilai rata-rata cukup tinggi. "Kami semua sudah bisa memperkirakan bakal memenangi kompetisi itu setelah pertandingan berjalan. Dan, alhamdulillah memang menjadi kenyataan, kami menjuarai kompetisi ini," katanya.

Tim Robotika UMM mengirimkan tiga robot, yakni Tim InaMuh dan Tim Unmuh Malang untuk divisi robot berkaki, dan Tim DomeMuh untuk divisi robot beroda. Dari ketiga tim tersebut, UMM meraih dua gelar sekaligus, yakni juara I dari tim InaMuh untuk divisi robot berkaki dan peringkat II dari tim Unmuh Malang untuk divisi robot berkaki juga.

Selain menggenggam dua gelar juara, Tim Robotika UMM juga meraih gelar juara poster terbaik untuk tim InaMuh divisi robot berkaki. "Untuk mencapai juara sempat mengalami kendala karena terjadi kebocoran saluran air saat lomba akan berlangsung," kata Ikhlal Aldhi Wijaya, mahasiswa Teknik Elektro UMM, perwakilan Tim Robotika UMM dalam kontes robot tersebut.

Meski sempat mengalami kebocoran air, Ikhlal dan tim panik dan segera memperbaiki kerusakan yang terjadi. "Baru setelah semua beres, kami malah panik karena kerusakan ternyata masih berlanjut saat lomba," katanya.

Ia menerangkan saat trial pertama, robot gagal mengeluarkan air, padahal sebelumnya sudah dicoba berkali-kali dan sukses. Setelah diperbaiki lagi, robot UMM bisa mengeluarkan air dan memadamkan api serta menyelamatkan boneka bayi dalam ruangan bersekat sesuai ketentuan lomba.

Menanggapi kemenangan Tim Robotika tersebut, Rektor UMM Fauzan mengatakan semua mahasiswa yang bertanding ke tingkat apa pun akan mendapat apresiasi dari UMM berupa beasiswa atau bebas tanggungan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Selain itu, semua karya yang telah dibuat oleh mahasiswa akan dipamerkan dalam festival inovasi dan karya. "Agustus nanti akan digelar festival inovasi tersebut dengan tujuan untuk memacu semangat mahasiswa atau dosen yang lain agar terus menciptakan inovasi dan karya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," urainya.

(MH/MH)
  1. Industri Kreatif
  2. Teknologi
KOMENTAR ANDA