1. HOME
  2. KABARE JATIM

Pengamat politik Unair sebut pemilih perempuan nasionalis cenderung memilih Puti

"Puti berakar dalam tradisi keindonesiaan, Blitar dan usia politik yang lebih matang," kata Novri Susan.

Doa bersama sebelum pendaftaran GI-Puti ke KPU di Pilgub Jatim. ©2018 Merdeka.com Reporter : Nur Salam | Kamis, 11 Januari 2018 12:00

Merdeka.com, Jatim - Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Novri Susan melihat dengan dipilihnya Puti Guntur Soekarno sebagai cawagub Jatim mendampingi Saifullah Yusuf menjadi daya tarik sendiri di kalangan pemilih perempuan.

"Konstituen perempuan Jatim berbasis nasionalis tentu cenderung memilih Puti," ujar Novri, saat dihubungi, Rabu (10/1).

Sebelumnya, Puti ditunjuk DPP PDIP untuk menggantikan Abdullah Azwar Anas yang mundur.

Secara umum, lanjutnya, pemilih Jatim menilai bahwa kombinasi GI dan Puti sangatlah ideal. Dilihat dari kepemimpinan politik, keduanya merupakan representasi laki-laki dan perempuan. Lalu dari sisi representasi sosial, yakni religius-nasionalis.

"Gus Ipul juga sebelumnya mencari pasangan dari kalangan nasionalis agar representasi kemajemukan bisa dicapai. Sementara, Puti mewakili kalangan nasionalis dari trah Soekarno," ujarnya.

Pada sisi lain, Puti memiliki pengalaman organisasi politik di DPR yang terbiasa dengan program menjaring suara rakyat atau konstituen.

"Puti berakar dalam tradisi keindonesiaan, Blitar dan usia politik yang lebih matang. Saya prediksi selain konstituen basis nasionalis, Puti bisa menggaet konstituen pada masyarakat pedesaan," ujarnya."

Setelah adanya duet ideal ini, tambah Novri, perlu dibarengi dengan tim pemasaran harus optimal. Perlu peka pada isu pasar dan perilaku pemilih.

(NS/NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Pilgub Jatim
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata