1. HOME
  2. KABARE JATIM

Pajak barang merah jadi penyumbang pajak terbesar di Surabaya

"Dari target, tutup tahun 2017 ini kami merealisasikan 88,39 persen," kata Ardhie.

Ilustrasi pajak. ©2018 Merdeka.com Reporter : Nur Salam | Rabu, 03 Januari 2018 20:50

Merdeka.com, Jatim - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I mengumumkan realisasi peneriman pajak di Kota Surabaya sepanjang 2017 dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/1). Dari target 2017 sebesar Rp 41,904 triliun, terealisasi Rp 37,038 triliun.

"Dari target, tutup tahun 2017 ini kami merealisasikan 88,39 persen," ujar Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jawa Timur I, Ardhie Permadi.

Dilihat dari jenis pajak yang diterima, Pajak Pertambahan Nilai & Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM) menjadi penyumbang terbesar dari total realisasi pajak, yakni mencapai Rp 19,855 triliun.

"Target PPnBM 2017 hanya Rp 16,628 triliun. Namun realisasi tercapai lebih hingga 119,41," paparnya. Kemudian, untuk pajak penghasilannya sendiri dari target Rp 25,086 triliun, tercapai Rp 17,011 triliun (67,81 persen).

Dilihat dari pertumbuhan penerimaan pajak dari 2016-2017, PPnBM menjadi pajak yang paling pertumbuhannya hingga 24,56 persen, dari Rp 15,950 triliun (2016) naik menjadi Rp 19,855 triliun (2017). Kemudian untuk pajak penghasilan naik 13,23 persen dari Rp 14,469 triliun (2016) menjadi Rp 17,011 triliun (2017)

(NS/NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Info Jatim
KOMENTAR ANDA