1. HOME
  2. KABARE JATIM

Ngaji Bisnis bareng Sandiaga, Gus Ipul ajak umat Islam jadi pengusaha

"Apabila kita sukses dalam usaha, maka tingkat kepeduliaan terhadap orang lain akan meningkat," kata Gus Ipul.

Ngaji Bisnis di Masjid Al Akbar Surabaya. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Senin, 12 Juni 2017 10:55

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak umat Islam untuk berkiprah dalam dunia usaha dengan menjadi pengusaha. Salah satu cara menyiapkan mental menjadi pengusaha yaitu dengan mengikuti kegiatan Ngaji Bisnis.

"Ngaji bisnis menjadi hal penting bagi umat muslim yang ingin menjadi pengusaha. Banyak kisah menginspirasi yang akan dibagi dalam Ngaji Bisnis," ujar Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim pada acara Ngaji Bisnis Bareng Wagub DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno di Masjid Agung Surabaya, Minggu(11/6)

Ngaji Bisnis, selain menjadi ajang mendekatkan diri kepada Tuhan juga diajari bagaimana berbisnis. Di dalamnya, umat muslim diberikan informasi tentang usaha dengan pembicara para pengusaha-pengusaha sukses. Tentunya dikaitkan dengan ilmu agama.

Pengusaha yang sukses akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Dan juga membayar pajak untuk negara. Secara tidak langsung, lanjutnya, menjadi pengusaha ikut menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Semua harus seimbang antara dunia dan akhirat. Apabila kita sukses dalam usaha, maka tingkat kepeduliaan terhadap orang lain akan meningkat juga apabila disertai ilmu tentang agama," ujarnya.

Menurut dia, memiliki usaha merupakan hal penting bagi kemajuan Jatim. Apabila dilihat dari pertumbuhan ekonomi Jatim selalu di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Secara keseluruhan, PDRB Jatim mencapai Rp 2 ribu triliun, dimana 56-60 persennya disumbang oleh sektor UMKM.

Untuk itu, MEA menjadi momentum pas untuk menunjukkan jati diri pengusaha Jatim. Pengusaha Jatim harus jadi pemenang bukan hanya menjadi penonton

Wagub Jatim menambahkan, jumlah pengusaha Indonesia masih sedikit dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Singapura 7-10 persen, Malaysia 5-7 persen, Thailand 5 persen. Sedangkan Indonesia masih 3 persen penduduknya yang menjadi pengusaha.

"Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang memiliki minat berusaha, setelah mengikuti Ngaji Bisnis bisa termotivasi dan melakukan usaha dengan baik. Di era digital menjadi kesempatan yang bagus dalam berbisnis," katanya.

Ngaji Bisnis merupakan bagian dari kegiatan Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPM) dan ngopibareng.co.id. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan menyebarkan virus entrepreneurship di kalangan umat Islam dan membangun jejaring pengusaha. Peserta yang mengikuti sekitar 700 orang. Kali ini, merupakan pertama kali diselenggarakan drngam pembicara Sandiaga Uno.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Gus Ipul
  2. Ngopi Bareng Gus Ipul
KOMENTAR ANDA