1. HOME
  2. KABARE JATIM

Memasuki tahun politik, Aparatur Sipil Negara diminta netral

"Ini pekerjaan ASN semua. Terima kasih kepada ASN Pemprov Jatim yang memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Pakde Karwo.

Gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur saat memimpin apel pagi di awal 2018. ©2018 Merdeka.com Reporter : Nur Salam | Rabu, 03 Januari 2018 11:29

Merdeka.com, Jatim - Memasuki tahun politik 2018, Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo) mengingatkan agar aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap fokus dalam tanggung jawabnya melayani masyarakat di birokrasi dan netral pada proses politik.

Hal ini disampaikan Pakde Karwo saat Apel Pagi Awal Tahun 2018 di Halaman Kantor Gubernur Jatim Jalan. Pahlawan No 110 Surabaya, Selasa (2/1). "Aktivitas tidak netral tidak diperbolehkan di lingkungan ASN," kata Pakde Karwo.

Pakde Karwo menegaskan, tugas ASN adalah menjaga netralitas dalam Pilkada, jika tidak netral maka akan menuai sendiri hasilnya. Selain itu, ASN harus menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan, serta mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia agar menjadi aparatur yang profesional.

"Ini pekerjaan ASN semua. Terima kasih kepada ASN Pemprov Jatim yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara tepat dan fokus pada pembangunan sangat tepat," katanya.

Seperti diketahui, pada tahun ini Jawa Timur memiliki 1 pemilihan gubernur dan 18 pemilihan kepala daerah kabupaten/kota. Adapun ke-18 pilkada serentak itu sebagai berikut: Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang, Kota Kediri, Kota Madiun,Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Tulungagung, Kota Mojokerto, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan.

(NS/NS)
  1. Pemprov Jatim
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata