1. HOME
  2. KABARE JATIM

Kepala Sekolah di Jatim diminta susun dana sekolah dengan cermat

"Dana sekolah berasal dari tiga sumber, yakni BOS, SPP, serta dana masyarakat yang berupa sumbangan orang tua atau pihak ketiga," kata Gus Ipul.

Wagub Jatim Hadiri Rakor dan Sosialisasi Penyusunan SMAN Se Jatim di Hotel Grandpark Surabaya . ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Sabtu, 12 Agustus 2017 16:36

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta kepala sekolah SMA Negeri di Jatim mampu benar-benar mencermati mekansime penyusunan dana sekolah. Dana sekolah harus digunakan untuk kepentingan sekolah dan anak didik.

"Dana sekolah yang berasal dari tiga sumber, yakni BOS, SPP, serta dana masyarakat yang berupa sumbangan orang tua atau pihak ketiga," kata Gus Ipul, di depan para kepala sekolah SMA pada saat Rakor dan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) SMA Negeri se Jatim, di Hotel Grand Park Surabaya, Jumat (11/8) pagi.

Para kepala sekolah harus mencermati betul penggunaan dana tersebut. Karena itu, saat penyusunan rencana kegiatan, perlu membahas secara cermat bersama-sama pihak komite sekolah. "Jangan sampai terjadi, ada pihak-pihak yang tidak paham, sehingga timbul dugaan adanya penyalahgunaan dana tersebut," ujarnya.

Gus Ipul berharap, acara kali ini dimanfaatkan betul agar para peserta lebih memahami peraturan-peraturan dalam penyusunan RKAS sehingga para kepala sekolah bisa terlepas dari kemungkinan terjerat operasi Tim Saber Pungli

Seperti diketahui, Tim Satgas Saber Pungli (Satuan Petugas Sapu Bersih Pungutan Liar) dibentuk sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli dan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/592/KPTS/013/2016 yang berlaku untuk wilayah Pemprov. Jatim.

"Tim Satgas Saber Pungli Prov. Jatim dibentuk juga sebagai langkah preventiv, promotiv sekaligus sebagai upaya pembinaan pelaksana atau pengelola keuangan agar dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga terlepas dari semua jerat hukum dan OTT (Operasi Tangkap Tangan)," kata Gus Ipul.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Kabare Jatim
KOMENTAR ANDA