1. HOME
  2. KABARE JATIM

Jangan ada kecurangan dalam Pilkada Jawa Timur

PDIP telah menyiapkan 700 ribu saksi yang akan disebar di seluruh daerah Jawa Timur.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 02 Februari 2018 14:57

Merdeka.com, Jatim - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menyiapkan sebanyak 700 ribu saksi yang akan diturunkan di seluruh desa dan disebar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Jawa Timur. Saksi ini akan diberikan tugas khusus untuk menjaga dan memperluas suara dukungan untuk pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari, mengatakan, saat hari pencoblosan, para saksi akan dibekali dengan alat khusus untuk dapat menghitung secara akurat suara saat pencoblosan. Mayoritas para saksi tersebut sudah banyak pengalaman. Mereka merupakan kader partai yang militan. Sebelumnya, mereka pernah menjadi saksi saat Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pilgub Jatim lima tahun lalu.

"Rekrutmen itu akan dimulai. Bahkan beberapa daerah telah melakukan rekrutmen. Para saksi nantinya akan dibekali pengetahuan, ketrampilan, dan peralatan yang dibutuhkan," kata Untari.

Dari data yang dikantongi PDIP Jatim, ada sekitar 64 ribu TPS yang akan didatangi para saksi. Di mana setiap TPS akan dikawal minimal dua saksi. "Minimal satu TPS dijaga 2 orang saksi. Tapi ada juga yang 4 hingga 5 saksi. Itu belum termasuk relawan Gus Ipul - Puti. Sehingga kami hitung perkiraan total 700 ribu saksi," ujar Untari, Kamis (1/2).

PDIP, kata Untari, hanya ingin memastikan bahwa Pilkada Jawa Timur berlangsung luber, jurdil. Tidak ada politik uang, tidak ada intimidasi. "Jangan ada kecurangan dalam Pilkada Jawa Timur. Siapa yang akan mendapat mandat pemerintahan, biarlah itu urusan rakyat dan Tuhan," katanya.

PDIP mengajak semua pihak untuk menjaga proses demokrasi agar berlangsung baik, benar, dan menggembirakan. Sehingga yang terpilih sungguh-sungguh mendapat mandat dari rakyat.

"Semua kekuatan PDIP, saksi, relawan Gus Ipul dan Mbak Puti akan bekerja maksimal, dengan mengajak rakyat untuk memilih pasangan tersebut. Di saat coblosan, kami menjaga suara agar tidak ada kecurangan," kata Untari.

Beberapa modus kecurangan di antaranya praktik politik, intimidasi pemilih, hingga potensi perubahan angka perolehan suara dari fakta yang sebenarnya. "Itu bisa terjadi saat penghitungan suara hingga rekapitulasi suara. Karena itu, kami mengajak semua pihak, ayo kita jaga proses demokrasi. Biarlah rakyat menyalurkan suara menurut hati nuraninya, dengan gembira," ujar Untari.

Terkait teknis pembekalan terhadap para saksi dan relawan, nantinya akan dilakukan DPC PDIP masing-masing kota/kabupaten di Jatim. Untari tidak bisa menjelaskannya kapan waktu pelaksanaan pembekalan saksi. Sebab itu menjadi ranah internal partai.

Saksi dan relawan ini akan disiapkan khusus DPC PDIP se Jatim. Mereka siap mengawal dan memantau penghitungan suara agar tidak terjadi kecurangan.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Pilgub Jatim
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata