1. HOME
  2. KABARE JATIM

Hanya 35-40 persen lulusan SMK/SMA Jatim masuk perguruan tinggi

"Adik-adik semua adalah orang yang beruntung bisa kuliah, calon pemimpin masa depan," kata Gus Ipul.

Gus Ipul saat menghadiri penerimaan MABA di Unisma . ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Kamis, 07 September 2017 10:30

Merdeka.com, Jatim - Lulusan SMK/SMA di Jawa Timur yang melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi hanya sekitar 35-40 persen. Angka ini di atas rata-rata nasional di yang berkisar 31 persen lulusan sekolah menengah yang melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ketika memberi sambutan dalam acara Penutupan Orientasi Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) tahun ajaran 2017 di kampus Unisma, Rabu (6/9).

Oleh karena itu, ia meminta para mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Malang (Unisma) untuk memanfaatkan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya. Diantaranya dengan tekun belajar dan aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Hal ini dilakukan karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi.

"Adik-adik semua adalah orang yang beruntung bisa kuliah, calon pemimpin masa depan, jadi harus memanfaatkan waktu kuliah dengan sebaik-baiknya," katanya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul menyampaikan apresiasi dan rasa hormatnya kepada Unisma yang setiap tahunnya terus mengalami kemajuan di segala bidang. Kemajuan ini karena dikelola dengan baik oleh orang-orang professional sehingga ikut membanggakan Jatim.

Menurut dia, saat ini ada lebih dari 4 ribu kampus di Indonesia dan baru setengahnya yang akreditasinya A. Kampus Unisma ini, lanjutnya, masuk dalam 100 kampus unggul di Indonesia dimana Unisma ada di peringkat 57. "Adik-adik masuk di kampus yang dikelola dengan baik, jadi harus memanfaatkan dengan baik," katanya.

Di akhir, Gus Ipul berbagi kunci sukses dalam kehidupan melalui Doa, Ibadah, Ilmu dan Tawakal atau disingkat 'DUIT', Doa disini sangat penting dimana setiap melakukan setiap aktivitas harus selalu diiringi dengan doa. Usaha disini berarti dalam mencapai sesuatu kita harus berusaha semaksimal mungkin.

Sementara itu, Rektor Unisma Malang, Profesor Maskuri mengatakan, Unisma merupakan kampus yang terus mengibarkan sendi-sendi Islam yang menggunakan prinsip moderat, harmonisasi dan toleran di tengah heterogenitas dan perbedaan yang ada. Serta, siap mempertahankan kedaulatan RI.

Selain itu, dalam menghadapi era persaingan seperti ini, Unisma akan menyiapkan lulusannya agar mampu bersaing di tengah persaingan global. Mahasiswa baru Unisma tahun ajaran kali ini tercatat sebanyak 3.887 orang. Dalam acara ini turut dilaksanakan pembacaan deklarasi mempertahankan kedaulatan NKRI.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Kabare Jatim
KOMENTAR ANDA