1. HOME
  2. KABARE JATIM

Gus Ipul temui para buruh di tengah guyuran hujan

Gus Ipul sempat berdialog dengan para buruh di tengah hujan deras yang mengguyur langit Surabaya.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 19 Januari 2018 18:55

Merdeka.com, Jatim - Di tengah guyuran hujan, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menemui para buruh yang tengah melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Jumat (19/1). Gus Ipul tampak mengenakan mantel atau jas hujan berwarna hijau.

Gus Ipul sempat berdialog dengan para buruh. Dalam pertemuan itu, Gus Ipul menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menetapkan Upah Minimum Sektoral (UMSK) Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Gus Ipul mengatakan, ada tiga wilayah yang telah ditetapkan UMSK. Tiga wilayah itu adalah Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan. Penetapan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No.1 Tahun 2018.

"Ini telah melalui proses dialog. Yakni Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan," kata Gus Ipul.

Bila dirinci, untuk di Surabaya UMSK diterapkan pada 124 sektor. Kemudian di Sidoarjo 111 sektor. Lalu Pasuruan 57 sektor.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Setiadjit mengklasifikasikan sektor-sektor tersebut menjadi tiga subsektor berdasarkan kepadatan karya, modal dan teknologinya. "Perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) dan Tbk itu masuk ke sektor unggulan atau kelompok 1," jelasnya.

Khusus di Surabaya, UMSK ini berlaku sama di seluruh sektor hanya sekitar 5 persen dari UMSK. Sementara di Sidoarjo dan Pasuruan disesuaikan berdasar subsektor. Dimulai dari kelompok 1 nilainya 9 persen dari UMK.

Dilanjutkan kelompok 2 dan 3 mengalami peningkatan 1 persen dari tahun lalu. Kelompok 2 dari 7 persen menjadi 8 persen. Lalu kelompok 3 dari 5 menjadi 6 persen dari UMK 2018.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Gus Ipul
  2. Demo Buruh
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata