1. HOME
  2. KABARE JATIM

Gus Ipul: Perhatian Pemprov Jatim terhadap madrasah sangat serius

Selain itu, kualitas guru madrasah juga ditingkatkan.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Senin, 22 Januari 2018 11:46

Merdeka.com, Jatim - Perhatian Pemprov Jatim terhadap pendidikan menempati prioritas yang tinggi, terlebih dalam bidang pendidikan agama. Sukses di bidang ini, akan sangat membantu pemerintah dalam proses pembangunan manusia secara menyeluruh.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) Minggu (21/1) di hadapan ribuan jemaah, dalam acara Haul KH Affan Abd Malik di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Krai Yosowilangun, Lumajang. Bersama Gubernur Soekarwo, Gus Ipul menegaskan bahwa, ia bertekad ambil bagian dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama.

"Perhatian Pemprov terhadap madrasah sangat serius. Paling tinggi dibanding provinsi lain di Indonesia," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, Pemprov Jatim selama hampir 10 tahun terakhir memberikan perhatian lebih pada madrasah diniyah. Bantuan yang diberikan mencapai hampir Rp 400 miliar untuk pengembangan madrasah diniyah yang ada di Jatim.

"Keberadaan madrasah diniyah ini harus kita pertahankan sampai kapanpun, untuk ikut berperan menanamkan rasa cinta Allah pada generasi penerus perjuangan bangsa," ungkapnya. Terlebih, katanya, jumlah madarsah bertambah setiap tahun.

Lebih lanjut disampaikan, bantuan yang diberikan selain untuk perbaikan fasilitas juga untuk peningkatan kualitas guru Madinnya. Pada awalnya total guru madin yang dibantu berjumlah 25 ribu, namun saat ini jumlahnya telah mencapai 100 ribu.

"Lewat bantuan ini, kualitas baik guru maupun murid yang diajar terus meningkat. Terbukti saat ini semakin banyak anak-anak yang pandai di sisi keilmuan juga paham agamanya lewat hafiz Quran," katanya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Pendidikan
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata