1. HOME
  2. KABARE JATIM

Gus Ipul: Halal bihalal tradisi asli Indonesia

Tradisi ini bukan datang dari Arab, tapi asli dan khas Indonesia.

©2017 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Senin, 03 Juli 2017 15:32

Merdeka.com, Jatim - Meski halal bihalal tak ada dalam tradisi Arab, tradsisi itu bisa menjadi sarana dakwah sebagai bagian dari pembentukan karakter melalui tausiyah memotivasi ukhuwah dan ketaatan setelah puasa Ramadan. Menurut Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul), tradisi silaturahim yang dikemas dalam halal bihalal usai puasa Ramadan merupakan budaya asli dan hanya ada di Indonesia.

Dalam sejarahnya, halal bihalal memang sengaja digagas untuk mempersatukan umat dari berbagai kalangan dan semua tokoh masyarakat. "Tradisi halal bihalal ini adalah khas Indonesia yang orang Arab, bahkan tidak mengenal tradisi tersebut. Dengan halal bihalal, harapannya kita semua akan kembali bersih. Selain itu juga untuk mempererat rasa persatuan dan persaudaraan antar sesama," terang Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, halal bihalal juga bisa menjadi sarana dakwah sebagai bagian dari pembentukan karakter melalui tausiah dan ketaatan setelah bulan Ramadan.

Karenanya halal bihalal adalah bentuk majelis amar maruf nahi mungkar. "Halal bihalal juga bentuk konsolidasi untuk menyikapi berbagai kemajuan zaman. Oleh sebab itu, lewat mejelis ini diharapkan semua bisa tabayun dalam menanggapi berita atau opini yang sudah beredar di masyarakat," tandas Gus Ipul.

Gus Ipul juga berharap, pasca Hari Raya Idul Fitri 2017 semua orang muslim di Jawa Timur mendapat keberkahan dan umur panjang. Sehingga bisa bertemu lagi dengan Ramadan tahun depan.

(NS/MA)
  1. Ngopi Bareng Gus Ipul
  2. Lebaran 2017
KOMENTAR ANDA