1. HOME
  2. KABARE JATIM

Gus Ipul apresiasi Aisyiyah soal kesehatan di Jatim

"Terutama, dalam penanggulangan penyakit TB," kata Gus Ipul.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Senin, 08 Januari 2018 11:50

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sangat berterimaksih atas partisipasi Aisyiyah Jatim dalam pembangunan di Jawa Timur, terutama di bidang kesehatan. Ini sangat membantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur di dalam menangani persoalan kesehatan.
 
Menurut dia, Aisyiyah berperan penting dalam bidang kesehatan seperti penanganan dan penanggulangan Tubercolusos (TB) yang tidak perlu diragukan. Kegiatan tersebut terbukti berhasil sehingga banyak diapresiasi oleh masyarakat dan pemerintah.

"Aisyiyah Jatim ini, sering mendapat penghargaan sebagai organisasi yang peduli terhadap permasalahan kesehatan di Jatim. Terutama, dalam penanggulangan penyakit TB," kata Gus Ipul saat membuka Tabligh Akbar dalam rangka menyongsong Tamwir Aisyah di Gor Sasana Krida, Raci Kabupaten Pasuruan, Sabtu (6/1).

Menurutnya, Aisyiyah memiliki cara ampuh dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial dan kesehatan di Jatim. Salah satunya yang dikenal dengan Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS). Melalui cara ini, secara tidak langsung Aisyiyah turut membantu pemerintah dalam mengatasi problem kesehatan di Jatim.

Gus Ipul mengatakan, setuju dengan tema kegiatan tersebut yakni ‘Gerakan Perlindungan Anak dan Penguatan Keluarga Menuju Generasi Bangsa yang Berkemajuan’. Tema tersebut sesuai dengan program pemerintah dalam memperkuat peran keluarga.

Lebih lanjut dijelaskan, perlindungan anak harus terus digelorakan. Alasannya, banyak kenakalan anak disebabkan kurangnya pengetahuan orang tua dalam mengawasi anak.

Data kekerasan kabupaten/kota se Jatim per November 2017 dijelaskan, terdapat sejumlah 1.161 kasus dan sebanyak 64,3 % korban kekerasannya adalah usia anak. Bedasarkan bentuk kekerasannya fisik sebanyak 438 kasus, psikis 344 kasus, seksual 434 kasus, trafficking 12 kasus dan penelantaran anak sebanyak 155 kasus.       

"Melihat kondisi kekerasan terhadap anak, saya mengajak orang tua untuk tidak segan melaporkan segala bentuk kekerasan dan kejahatan pada anak di lingkungan kita," tegasnya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Kesehatan
KOMENTAR ANDA