1. HOME
  2. KABARE JATIM

Gus Ipul ajak orangtua latih anak-anak berpikir positif

Selain itu, Gus Ipul juga memperhatikan soal kesejahteraan para guru.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Kamis, 25 Januari 2018 17:31

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berbagi keceriaan bersama ribuan anak TK dan PAUD di Jember. Berbagi kebahagiaan dilakukan Gus Ipul di sela-sela membuka festival seni anak sholeh ke 13 yang digelar Lembaga Pendidikan Maarif, di Dira Park Ambulu, Kabupaten Jember, Kamis (25/1).

Tiba di lokasi acara, Gus Ipul langsung menyalami dan menyapa beberapa anak yang sedang asyik menggambar ditemani orang tua mereka. Berbincang ringan dengan sesekali memberikan kecupan di kening dilakukan Gus Ipul untuk memberikan semangat pada para pelajar TK dan PAUD yang sedang mengikuti lomba mewarnai di acara tersebut.

Ketika berada di atas panggung, Gus Ipul juga sempat mengajak seluruh anak-anak ini menyanyikan lagu 'Syukur'. "Kepada para orang tua, mari kita jaga anak-anak kita. Kita harus melatih anak-anak kita berpikir positif, apa yang kita berikan kepada anak kita di usia 0-8 tahun sangat menentukan kemampuannya kelak di masa yang akan datang," kata Gus Ipul ketika memberikan sambutan pembukaan.

Usia emas bagi anak 0-8 tahun memang harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Karena ini pula, pemerintah provinsi Jawa Timur selama 10 tahun terakhir memberikan beragam program bagi anak usia TK dan Paud.

"Sebelumnya pemerintah hanya memperhatikan anak SD, SMP dan SMA, tetapi 10 tahun terakhir ini, di tingkat Paud ada perhatian yang cukup serius," ujarnya.

Perhatian yang harus diberikan, di antaranya dengan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru. Para guru Paud dan TK akan diberikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang cukup melalui pendidikan tambahan baik formal maupun pelatihan dan kursus.

"Poin kedua adalah, bagaimana ke depan kesejahteraan para gurunya juga harus lebih diperhatikan. 50 persen keberhasilan anak-anak itu ditentukan guru, kalau gurunya sejahtera dan kualitasnya mencukupi maka anak-anak juga akan berhasil. Dari Guru hebat akan lahir murid yang hebat," katanya.

Gus Ipul lantas mencontohkan bagaimana saat ini banyak bermunculan kiai-kiai maupun ulama besar yang cerdas dan santun. Para kiai dan ulama ini, tidak muncul secara tiba-tiba melainkan ditopang dari para guru-guru mereka yang juga cerdas-cerdas pula.

Untuk meningkatkan kesejahteraan para guru TK dan Paud ini, maka sertifikasi bagi guru diharapkan juga tidak hanya mengcover guru SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

"Sertifikasi harus diteruskan tidak hanya SD, tetapi juga sampai ke tingkat Paud. Siapapun yang dapat sertifikasi dapat tunjangan tidak perlu jadi pegawai negeri," ujarnya.

Masalah yang dihadapi para guru TK dan Paud, saat ini juga dialami oleh para guru tidak tetap dan guru swasta. "Namun sekarang Undang-Undang sudah memungkinkan Guru Tidak tetap (GTT) menjadi pegawai pemerintah dengan kontrak," kata calon gubernur yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno ini.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Pendidikan
KOMENTAR ANDA