1. HOME
  2. KABARE JATIM

Gus Ipul ajak masyarakat wujudkan generasi saleh di Jatim

Generasi emas sebagai penerus bangsa harus disiapkan sejak dini, yang dimulai dari usia 0-8 tahun.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 26 Januari 2018 16:36

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mewujudkan generasi yang saleh di Jatim. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Festival Seni Anak sholih ke XIII di Dira Park Ambulu, Kabupaten Jember, Kamis (25/1) siang.

Ia mengatakan, generasi saleh adalah generasi yang memiliki kemampuan, namun memiliki moral dan akhlak yang baik. Generasi emas sebagai penerus bangsa harus disiapkan sejak dini, yang dimulai dari usia 0-8 tahun.

Gus Ipul menambahkan, generasi yang saleh harus mampu meneruskan perjuangan Rasulullah dan ulama. Untuk itu, generasi saleh harus dipersiapkan sejak awal.

Di hadapan orang tua dan guru, Gus Ipul menyatakan bahwa mewujudkan generasi salih harus dimulai sejak dalam kandungan. Selama di kandungan asupan gizi makanan ibu dan bayi harus terjaga. "Asupan gizi dan makanan yang diberikan kepada ibu dan janin akan berpengaruh kepada proses tumbuh kembang serta kecerdasan anak," katanya

Setelah bayi terlahir di dunia tugas utama yang harus dilakukan orang tua, terutama ibu adalah memberikan Air Susu Ibu (ASI) secara ekslusif selama 2 tahun. "Terkadang, orang tua saat ini tidak ada yang mau memberikan ASI ekslusif dan
dibantu dengan susu bubuk atau formula. Padahal ASI tersebut akan memberi daya tahan tubuh, otak menjadi kuat dan pintar," katanya.

Untuk itu, Gus Ipul meminta kepada orang tua untuk senantiasa memberikan imunisasi yang lengkap agar segala bentuk penyakit tidak hinggap di tubuh anak-anak mereka. Hasil survei menyebutkan, pembentukan otak anak ditentukan pada usia 0-8
tahun. Di usia inilah yang harus ditanamkan untuk memberi bekal pendidikan moral, agama dan akhlak yang baik.

Saat berinteraksi dengan orang tua, Gus Ipul mengapresiasi Festival Anak saleh yang diisi dengan beraneka lomba seperti lomba mewarnai, seni tari dan ceramah agama yang diselenggarakan oleh LP Maarif Jember. Menurutnya, kegiatan ini adalah tempat yang tepat bagi anak agar mampu belajar secara mandiri, kreatif dan inovatif. Kegiatan ini, juga untuk membangun
kreativitas anak untuk saling bergotong royong, bekerjasama sehingga melahirkan generasi cerdas, kuat dan saling menghargai.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Pendidikan
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata