1. HOME
  2. KABARE JATIM

Bahas Pilgub 2018, Wasekjen DPP PDIP akan bertemu sejumlah kiai sepuh Jatim

Rencana pertemuan antara Basarah dan sejumlah kiai ini, sebelumnya juga telah disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto.

Ahmad Basarah (tengah). ©2017 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Rabu, 06 September 2017 10:59

Merdeka.com, Jatim - Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah didampingi Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia akan menemui sejumlah Kiai Khos atau Kiai Sepuh di Jawa Timur untuk memperkokoh silaturahim dan hubungan baik antara Nahdliyin dan Nasionalis.

Mereka juga akan meminta masukan dari sejumlah kiai dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Basarah akan sowan ke sejumlah Kiai didampingi sejumlah tokoh dari Baitul Muslimin.

Rencana pertemuan antara Basarah dan sejumlah kiai ini, sebelumnya juga telah disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto saat mengikuti perayaan Idul Kurban di Surabaya pada Jumat 1 September 2017 kemarin.

"Kamis sore jam 16.00, akan ke Ponpes Lirboyo Kediri pertemuan dengan perwakilan ulama daerah mataraman di kediaman KH Anwar Manshur," kata Basarah Rabu (6/9/2017).

Pertemuan dengan sejumlah kiai sepuh wilayah Mataraman di Lirboyo rencannya akan dilakukan hingga pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, Basarah akan melanjutkan sowan ke Pesantren Ploso, Mojo, Kediri untuk bertemu dengan KH Zainuddin Jazuli.

"Di Ploso, Basarah juga akan mengikuti Salat Magrib dan meminta masukkan dari KH Zainuddin Djazuli. Usai pertemuan ini, Basarah kemudian kembali ke Surabaya," ujarnya.

Pertemuan dengan sejumlah Kiai Sepuh lantas akan dilanjutkan pada hari Jumat (8/9/2017), dimana Basarah pada pukul 10.00 WIB akan mengunjungi Pesantren Baitul Hikmah Pasuruan untuk bertemu KH Idris Hamid serta sejumlah kiai sepuh dari Tapal Kuda. Silaturahmi di pesantren ini akan dilanjutkan dengan Salat Jumat di pesantren tersebut.

Dari Pasuruan, Basarah akan melanjutkan untuk sowan ke Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo untuk bertemu dengan KH Mutawakil Allallah dan sejumlah kiai lainnya.

Pada hari Sabtu (9/9/2017) tepatnya pukul 13.00 WIB, Basarah akan melanjutkan safari bertemu sejumlah Kiai di Pesantren Sabilurrasyad Gasek, Sukun, Kota Malang. Di pesantren ini, Basarah akan bertemu dengan KH Marzuki Mustamar serta sejumlah Kiai lainnya.

Kiai kampung ingin duet Gus Ipul-Kanang

Sebelumnya, Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) juga memilih mengalihkan dukungan dari Khofifah Indar Parawansa ke Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Mereka ingin memasangkan Gus Ipul dengan Bupati Ngawi, Budi 'Kanang' Sulistiyono.

Pasangan ini dianggap ideal oleh para kiai kampung yang dinahkodai Fahrur Rozie, karena mewakili basis Nahdliyin-Nasionalis.

"Saat kunjungan Hasto Kristiyanto (sekjen DPP PDIP) saya mendengar untuk porsi Cawagub ada lima orang. Yaitu Eddy Rumpoko (Wali Kota Batu), Bu Risma (Wali Kota Surabaya), Anas (Bupati Banyuwangi), Pak Kanang dan Kusnadi (ketua DPD PDIP Jatim," kata Gus Fahrur, sapaan akrab Fahrur Rozie, Selasa (5/9).

Dia mengaku sangat yakin formasi Gus Ipul-Kanang bisa menumbangkan kandidat lain, khususnya di wilayah Mataraman. "Saya lihat dari lima orang (Cawagub yang muncul) ini, menurut kiai kampung paling tepat apabila Gus Ipul bergandengan dengan Pak Kanang," ujarnya.

Sebab, nilainya, selain mewakili basis Nasionalis, Kanang juga cukup dikenal dan punya prestasi di Ngawi. "Ini koalisi 'Naga Hijau dan Naga Merah'. Koalisi ini, di Jatim sangat melekat. Tidak boleh ditinggalkan," ucapnya sembari mengambil istilah koalisi Naga.

Dia melanjutkan, "Gus Ipul representasi religius dan Pak Kanang nasionalis.

Dan untuk merealisasikan niatnya itu, Gus Fahrur mengaku, dalam waktu dekat akan melobby PDIP Jawa Timur. "Saya akan datangi PDIP bersama seluruh kiai kampung, kami berharap aspirasi pasangan ini dipikirkan oleh PDIP dan PKB," ujarnya.

(NS/MA)
  1. Pilgub Jatim
KOMENTAR ANDA