1. HOME
  2. KABARE JATIM

1.200 Personel gabungan disiagakan pada malam Tahun Baru di Surabaya

"Ini untuk mengantisipasi kendaraan yang bertumpuk. Buka - tutup arus jalan juga disesuaikan dengan jam yang berlaku," kata Rudi Setiawan.

Ilustrasi tahun baru. ©2017 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Selasa, 26 Desember 2017 17:18

Merdeka.com, Jatim - Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, mulai mempersiapkan diri menyambut perayaan malam pergantian tahun dari 2017 ke 2018. Setidaknya, ada sekitar 1.200 personel gabungan disiapkan untuk pengamanan malam tahun Baru di beberapa titik rawan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Rudi Setiawan, mengatakan terhitung mulai hari ini, Selasa (26/12), pihaknya sudah menyiapkan beberapa skenario pengamanan.

Salah satu skenarionya adalah mengurai kemacetan lalu lintas dengan melakuakan buka - tutup arus mulai pukul 16.00 WIB hingga detik-detik menjelang malam pergantian tahun, serta menambah jumlah personel pada 31 Desember 2017.

"Ini untuk mengantisipasi kendaraan yang bertumpuk. Buka - tutup arus jalan juga disesuaikan dengan jam yang berlaku," kata Rudi Setiawan.

Diakui perwira polisi dengan tiga melati di pundak ini, pola buka-tutup arus lalu lintas di tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Seperti misalnya, skenario di kawasan Karang Pilang yang pada tahun lalu ditutup sejak awal. Tahun ini menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Berdasarkan data Rakor Operasi Lilin Semeru 2017, lanjutnyta, ada 14 titik lokasi rawan kemacetan yang menjadi perhatian. Terutama untuk arus masuk dan keluar Kota Surabaya seperti Bunderan Waru, Suramadu, dan beberapa titik lainnya .

Sekitar 1.200 personel gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP Kota Surabaya, kata Rudi, akan diterjunkan pihaknya dengan sistem terbuka dan tertutup. Sementara untuk masing-masing titik –14 titik rawan— akan disiagakan sekitar 30 personel gabungan.

Rudi juga mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan malam pergantian tahun untuk doa bersama ketimbang melakukan konvoi. Polisi juga akan menindak tegas bagi mereka yang memodifikasi motornya dengan knalpot brong, serta tidak melengkapi surat-surat kendaraan.

"Lebih baik waktu diisi dengan melakukan doa bersama. Berdoa agar kehidupan tahun depan lebih baik dari sekarang," katanya.

(NS/MA)
  1. Tahun Baru
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata