1. HOME
  2. BISNIS

Puncak konsumsi BBM di Jatim diprediksi terjadi besok

Untuk konsumsi LPG Non subsidi (Bright Gas 5.5 KG dan LPG 12 KG) diprediksi mengalami kenaikan hingga 13 persen.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 22 Desember 2017 16:07

Merdeka.com, Jatim - Menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018, Pertamina memprediksi akan terjadi kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline hingga 1 persen dibandingkan dengan konsumsi harian di Jawa Timur. Sedangkan untuk konsumsi LPG Bersubsidi (3 KG) akan mengalami kenaikan hingga 10,5 persen.

"Kenaikan 1 persen ini meliputi premium, pertalite, pertamax dan pertamax turbo," kata Area Manager Communication & Relations Jatimbalinus, Rifky Rakhman Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/12).

Sementara produk gasoil seperti solar, dexlite serta Pertamina dex diprediksi mengalami penurunan konsumsi sekitar 4 persen. Puncak konsumsi BBM diprediksi akan terjadi pada 23 Desember 2017.

Bila dirinci, konsumsi harian Premium sebesar 3.642 KL, diprediksi akan naik menjadi 3.679 KL. Kemudian Pertamax dari 3.000 KL menjadi 3.030 KL. Disusul, Pertamax Turbo 125 KL menjadi  126 KL. Kemudian yang turun seperti solar per harinya, konsumsi normal 5.482 KL turun menjadi 5.262 KL. Dexlite dari 121 KL menjadi 116 KL. Terakhir, Pertamina Dex 90 KL menjadi 86 KL.

Sementara untuk mengantisipasi kemacetan yang berpotensi terjadi di beberapa titik di jalur wisata, Pertamina akan menyiagakan beberapa SPBU kantong diantaranya SPBU 54.673.12 (Lumajang), SPBU 54.681.30 (Jember Selatan), SPBU 54.653.35 (Batu), SPBU 54.651.54 (Pepen) serta SPBU 54.672.22 (Probolinggo). Pertamina juga akan menyiapkan 1 unit mobil dispencing di Malang dan Kios-K BBK di Exit Tol Krian serta Rest Area Tol Kedungmlati, Jombang- Mojokerto.

Selain itu, untuk konsumsi LPG Bersubsidi (3 KG) akan mengalami kenaikan 10, 5 persen. Konsumsi LPG Bersubsidi (3 KG) di wilayah Jawa Timur normalnya, sebesar 94.974 Metric Ton tiap bulannya. Sementara itu Pertamina memprediksi konsumsi LPG 3 KG akan mengalami kenaikan pada Bulan Desember 2017 dengan estimasi angka mencapai 104.999 MT.

Sedangkan, untuk konsumsi LPG Non subsidi (Bright Gas 5.5 KG dan LPG 12 KG) diprediksi mengalami kenaikan hingga  13 persen. Konsumsi jenis LPG ini di wilayah Jawa Timur berada dalam kondisi normal rata-rata sebesar 4281 Metric Ton /Bulan. Estimasi kenaikan mencapai 4843 MT .

Adapun untuk mendukung kelancaran penyaluran selama momen hari raya tersebut, Pertamina telah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) yang akan bertugas mulai 18 Desember 2017 - 7 Januari 2018. "Tim Satgas ini akan berperan khusus dalam memantau penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi," katanya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Tahun Baru
  2. Natal
KOMENTAR ANDA