1. HOME
  2. BISNIS

Gus Ipul senang pertumbuhan ekonomi di Jatim meningkat

Angka kemiskinan di Jatim juga menurun.

©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Kamis, 20 Juli 2017 11:12

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersyukur pertumbuhan ekonomi Jatim terus tumbuh. Ia melihat dari nilai investasi dan angka kemiskinan yang turun.

"Nilai investasi di Jatim semakin meningkat. Kemudian angka kemiskinan terus menurun," kata Gus Ipul dalam sambutannya di Halal Bihalal PWNU Jatim, Surabaya, Rabu (19/7).

Ia menjelaskan, upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka kemiskinan yakni dengan memperkuat pembangunan pedesaan. "Mulai dari perbaikan pelayanan infrastruktur dan juga pelayanan kesehatan tetap menjadi dasar program Pemprov Jatim," ujarnya.

Menurut data dari BPS Jatim (17/7), tercatat dalam pada Maret tahun 2011, persentase penduduk miskin Jatim 5,39 juta orang. Berangsur-angsur turun hingga Maret 2013 mencapai 4,81 juta orang. Sempat naik pada September 2013 menjadi 4,89 juta penduduk.

Hingga akhirnya, Maret 2017 ini penduduk miskin tercatat menjadi 4,62 juta orang. Penduduk miskin di Jatim terbanyak berasal dari daerah pedesaan yang tercatat sebanyak 3,04 juta orang, sementara dari perkotaan sekitar 1,6 juta penduduk.

Gus Ipul hadiri halal bihalal PWNU

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar (Gus Halim). Selain itu juga hadir petinggi partai lainnya, seperti Ketua DPW PAN Jatim Masfuk, Ketua DPD PDIP Kusnadi, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW Partai NasDem Jatim Muzammil Syafii dan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Soepriyatno.

Salah satu rangkaian dalam acara tersebut, NU Award. Kompetisi ini diperuntukkan kepada seluruh PCNU di Jatim dalam kategori yang telah ditentukan. Dimulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, aspirasi politik dan ke-NUan, pengkaderan dan kader NU terbanyak.

Menariknya, hadiah yang disediakan untuk para pemenang justru berasal dari partai-partai. Di antaranya, PKB Jatim menyumbang dua sepeda motor, PDIP Jatim satu motor dan Gerindra Jatim sebuah mobil.

"Sebenarnya dari panitia sudah disediakan hadiahnya. Namun ternyata dari sahabat seiman kita yang dermawan menyumbang ini. Niatnya, saya yakini memang untuk mencari keberkahan," kata Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, KH Hasan Mutawakil Alallah.

Adapun Gus Ipul dalam sambutannya mengapresiasi dengan adanya semacam NU Award. Menurut dia, ini merupakan langkah dan peningkatan. "Bila sebelumnya, NU cenderung fokus dengan perannya dalam dunia pendidikan. Saat ini, punya peran penting juga ke sektor-sektor pembangunan nasional," katanya.

Selain itu, khusus di Jatim sendiri, Gus Ipul mengajak PWNU Jatim turut serta dalam menyukseskan program-program Pemprov Jatim. "Banyak pekerjaan rumah kita yang harus kita selesaikan. Semisal kemiskinan dan kesenjangan," ujarnya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Perdagangan
KOMENTAR ANDA