1. HOME
  2. BISNIS

Gus Ipul dorong pengusaha millenial cari terobosan atasi pengangguran

Di tengah upaya mempertahankan produktivitas, lahan semakin susut, di sinilah perlu inovasi yang melibatkan teknologi informasi.

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 09 Februari 2018 14:49

Merdeka.com, Jatim - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan, Jawa Timur memiliki potensi ekonomi yang besar. Provinsi ini tak hanya menanggung beban pertumbuhan ekonomi dari warga Jatim sendiri, tapi juga Indonesia di wilayah timur. Sebab, perdagangan di kawasan tersebut menggantungkan diri pada performa ekonomi Jawa Timur.

Tak hanya itu, Jawa Timur juga ikut menanggung suplai komoditas pertanian nasional. Mulai dari garam, gula, beras, daging, hingga susu. Hampir sekitar 40 persen kebutuhan nasional disuplai dari Jawa Timur.

"Di tengah upaya kita mempertahankan produktivitas, lahan semakin susut. Di sinilah kita perlu inovasi yang melibatkan teknologi informasi. Bagaimana bisnis berbasis agro bisa berkembang pesat di Jawa Timur tapi juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi bersama," kata Gus Ipul dalam acara yang digelar oleh Junior Chamber International (JCI) East Java di Gedung Srijaya, Surabaya, Kamis (8/2).

JCI adalah organisasi nasional yang beranggotakan 3.000 para milenial sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha. Di Jawa Timur saja, dari 150 anggota aktif, 75 persen lebih adalah para pengusaha muda yang usianya di kisaran 20 hingga awal 30-an tahun. Mereka bergerak di berbagai sektor mulai properti hingga industri kreatif.

Karena itu, salah satu pekerjaan rumah (PR) para pengusaha milenial tersebut adalah mencari terobosan-terobosan kekinian. Mencari jalan keluar dari kebuntuan masalah-masalah kemiskinan dan pengangguran di Jawa Timur.

Gus Ipul mengakui, awalnya pemerintah gagap merespons perkembangan bisnis start up. Beberapa start up memang sukses tanpa dukungan pemerintah.

"Tapi, mereka kan sudah besar. Ini yang kecil-kecil perlu difasilitasi dan didukung. Termasuk fasilitas pembiayaan. Juga perlu dirangsang dengan kantor bersama semacam co-working space. Ini lagi dirancang. Satu kantor yang memberikan kesempatan kepada siapapun untuk duduk. Dicarikan pakar dan anak-anak milenial ini dipancing terus kreativitasnya," katanya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Industri Kreatif
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata