1. HOME
  2. BISNIS

BI dan Bank BUMN siapkan Rp 100 miliar buat layani penukaran uang

Di Provinsi Jawa Timur, lanjut Titien, terdapat 41 titik penukaran yang dibuka oleh Himbara untuk melayani kebutuhan uang rupiah.

Ilustrasi Bank Indonesia. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Sabtu, 17 Juni 2017 23:16

Merdeka.com, Jatim - Seperti tahun sebelumnya saban menjelang lebaran, Bank Indonesia (BI) menyediakan kebutuhan masyarakat atas uang rupiah pecahan kecil jelang lebaran. Bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BI mengadakan layanan serentak di 1000 titik seluruh Indonesia.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Jawa Timur Titien Sumartini, menyebutkan layanan penukaran uang ini menyasar terutama wilayah 3T (terpencil, terdepan dan terluar) selama dua hari sejak kemarin (16/6) hingga hari ini (17/6).

Bank Indonesia pun mempersiapkan modal sebesar Rp 100 miliar untuk mensupport 528 titik penukaran Bank Mandiri, 303 titik penukaran BRI, 205 titik penukaran BNI, dan 10 titik penukaran BTN.

Di Provinsi Jawa Timur, lanjut Titien, terdapat 41 titik penukaran yang dibuka oleh Himbara untuk melayani kebutuhan uang rupiah pecahan kecil disertai kegiatan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang Rupiah (CIKUR) dan cara merawat uang rupiah. Pelayanan penukaran uang pecahan kecil tidak hanya di lokasi-lokasi strategis namun juga melayani daerah terdepan dan terluar di Jawa Timur seperti pulau Kangean dan Pulau Madura.

Mengusung tagline 'Rupiah untuk Negeri' (Bank Indonesia dan Bank BUMN Melayani Negeri), Bank Indonesia senantiasa berupaya untuk melayani masyarakat dan memenuhi kebutuhan uang dengan jumlah yang tepat dan pecahan yang sesuai.

Pada 16 Agustus 2017, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah, Titien Sumartini bersama RCEO Mandiri Region VIII/Jawa III Agus Hariyanto Widodo membuka secara resmi salah satu kegiatan penukaran uang Rupiah untuk Negeri yang berlokasi di Pasar Porong, Pasuruan, Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia juga mensosialisasikan ciri-ciri keaslian uang Rupiah (CIKUR) kepada masyarakat. Masyarakat diedukasi dan dikenalkan dengan 3D (Dilihat Diraba Diterawang) agar semakin mengenal CIKUR.

Selain Cikur, Bank Indonesia pun memberikan informasi uang rupiah tahun emisi 2016 (NKRI) yang disambut dengan antusiasme masyarakat. Dalam pelayanan penukaran uang yang diselenggarakan Bank Mandiri yang disupport oleh Bank Indonesia menyiapkan modal sebanyak Rp 1,2 miliar.

Paket yang ditawarkan masyarakat untuk penukaran adalah sebesar Rp 1,7 juta yang terdiri atas pecahan Rp 10.000 sampai Rp 2.000.

Titien mengimbau kepada masyarakat agar dapat menukarkan uang pecahan kecil di kantor-kantor bank yang memasang spanduk penukaran maupun kegiatan kas keliling Bank Indonesia dan perbankan, karena lebih aman dan tidak dipungut biaya. Selanjutnya, masyarakat diharapkan menukar uang secukupnya dan tidak berlebihan.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Lebaran 2017
  2. Perbankan
KOMENTAR ANDA