1. HOME
  2. BISNIS

Air PAM di Surabaya akan bisa langsung diminum, tanpa direbus lagi

Proyek ini akan mulai digarap pada awal tahun 2018.

©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 15 Desember 2017 19:21

Merdeka.com, Jatim - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada segera menggarap proyek Zona Air Minum Prima (ZAMP) di Kota Pahlawan. Tepatnya, dimulai dari kawasan Ngagel Tirto, Surabaya.

Dengan air ZPAM ini, para pelanggan dapat menikmati air bersih siap minum, dan tidak perlu lagi diolah dan direbus lagi. Kualitasnya, tidak kalah dengan air botolan.

Direktur Umum PDAM Surabaya Mujiamin menargetkan proyek akan optimal dimulai pada Januari 2018 nanti. Dengan target awal 300 kepala keluarga (KK).

"Air ZAMP akan mulai dilakukan, dan ini menjadi salah satu prioritas kami pada tahun 2018," ujar Mujiamin, usai press gathering refleksi akhir tahun kinerja PDAM 2017, di Kecamatan Umbulan Pasuruan, Kamis (14/12).

Untuk proyek awal ZAMP sudah dianggarkan Rp 3 miliar. Sementara untuk barangnya sudah ada, tinggal instalasi pipanya saja yang dibangun.

Nantinya, setiap meter kubik air ZAMP akan dihargai Rp 3 juta per meter kubik. Harga ini menurut Mujiamin tidaklah mahal. Berdasarkan kalkulasinya, lebih dari separuh masyarakat Surabaya meminum air dari botol, yang konversi nilainya mencapai Rp 3 juta per meter kubiknya.

Kemampuan warga lebih dari separuh warga Surabaya mendapat akses air bersih melalui air botol bila dikalkulasikan hingga Rp 3 juta per meter kubik. "Jadi saya kira, air ZAMP ini akan laku di Surabaya," tuturnya.

Sebagai tambahan, untuk air bersih biasa, pelanggan membayar Rp 350 - 3000 per kubik.

Sementara itu dalam refleksi tersebut, hingga saat ini PDAM terus meningkatkan jangkauan produksi instalasi air bersihnya. Sebelumnya, pada awal 2017, produksi instalasi PDAM Surabaya berkisar 9.900 liter per detik, lalu sekarang naik menjadi 11 ribu liter per setik.

"Dan ditargetkan tahun mendatang menjadi 12 ribu per detik," tambahnya.

Kemudian juga dibangunnya reservoir dan pompa booster yang ada di seluruh kawasan di Kota Surabaya. Alhasil pada awal 2017 menghasilkan 17 ribu meter kubik. Berlanjut pada akhir 2017, bertambah 9000 meter kubik dan pada 2018 nanti ditargetkan akan bertambah lagi 12 ribu meter kubik.

"Sehingga nanti totalnya menjadi 38 ribu meter kubik," paparnya.

Adapun warga masyarakat tidak dapat air menurun dari sebelumnya 130 ribu pelanggan menjadi 100 ribu. Dan 2018, akan dituntaskan dari total 550 ribu pelanggan. Tahun depan, diperkirakan akan bertambah 20.843 pelanggan.

"Kalau seluruh angka ini tercapai, berarti seluruh masyarakat jawa timur sudah mendapatkan air bersih dari PDAM," ujarnya.

Sementara untuk air tembusan dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan masih minimĀ  150 liter per detik dari jatah 1.000 liter per kubik. "Diperkirakan 1.000 liter per kubik ini optimal akan masuk Surabaya pada pertengahan 2019," katanya.

(NS) Laporan: Fahmi Aziz
  1. Bisnis
KOMENTAR ANDA
MEDIA INTERAKTIF
Keren nih! Program Seribu Dewi dari Gus Ipul bisa kurangi pengangguran dan kemiskinan

"Bayangkan kalau ada seribu desa wisata, berarti pengangguran terkurangi," kata Gus Ipul.

IKUTI DISKUSI
TERPOPULER
Pariwisata